Antimateri adalah materi yang terdiri dari antipartikel dari partikel yang menyusun materi biasa. Bila sebuah partikel dan antipartikelnya menyentuh satu sama lain, keduanya saling memusnahkan, artinya keduanya diubah menjadi partikel-partikel lain dengan energi yang sama menurut persamaan Einstein, E=mc². Mengapa saling memusnahkan? Perumpamaannya, jika angka 5 (lima) dijumlahkan dengan -5 (negatif lima), maka akan menjadi 0 (nol)
Menurut teori, antimateri lahir di jagad raya ini bersamaan dengan materi, persis beberapa detik setelah big bang alias dentuman besar. Kebanyakan fisikawan percaya big bang adalah awal mula lahirnya alam semesta. Kitab-kitab suci mengatakan bahwa Tuhan menciptakan sesuatu secara berjodoh-jodohan, seperti siang-malam. Parafisikawan juga percaya bahwa jumlah antimateri yang tercipta pada saat big bang mestinya sama persis dengan jumlah materi.
Antimateri merupakan sumber energi terkuat yang pernah dikenal orang. Dia bisa menghasilkan energi dengan efisiensi sebesar 100% (efisiensi pembelahan nuklir hanya 1,5%). Antimateri tidak menimbulkan polusi atau radiasi, dan setetes antimateri dapat menghasilkan energi listrik untuk New York City sepanjang hari.
Tapi ada satu kekurangannya. Antimateri sangat tidak stabil. Dia langsung akan terbakar begitu bersentuhan dengan apa saja, bahkan dengan udara sekalipun. Padahal, satu gram antimateri saja mengandung kekuatan setara dengan 20 kiloton bom nuklir atau seukuran dengan bom yang dulu dijatuhkan di Hiroshima, Jepang. Ledakan antimateri tak akan berakhir dengan arang, abu, atau asap. Semuanya menjadi nihil. Para fisikawan menyebut fenomena ini sebagai anihilisasi.
Hingga kini, antimateri hanya diciptakan dalam jumlah sedikit (hanya beberapa atom saja). Tapi CERN berhasil membuat terobosan dengan penemuan terbarunya yang bernama Antiproton Decelerator—fasilitas untuk memproduksi antimateri dengan teknologi yang lebih maju sehingga menjadikan kemampuan untuk membuat antimateri dalam jumlah yang jauh lebih besar.
No comments:
Post a Comment